Aku hanya ingin setelah semua selesai,
maksudnya aku telah menyelesaikan kuliah
Sarjana pertama ku, aku ingin segera
pergi keluar dari palembang. Aku ingin pergi jauh sekali.
Aku ingin lupa semua yang pernah terjadi
dengan kehidupan pribadi ku. Aku ingin lupa. Lupa...
Bisakah ku lakukan. Apa aku begitu
menyedihkan? Aku ingin tanya, apa aku terlihat menyedihkan.
Ibu, maafkan aku. Maafkan.. Aku mohon
maafkan..
ini semua salahku. Tak seharusnya aku
begitu. Aku salah, aku tahu itu. Aku salah..
Jujur ibu ku tersayang, aku ingin
lupakan, tapi entahlah aku tak bisa. Aku sungguh cenggeng. Sangat cenggeng. Aku
saja binggung dengan diriku sekarang.
Aku ingin
aku tak pernah melihatnya lagi, seumur hidupku aku tak ingin melihatnya,
bicara dengannya pun sungguh aku tak ingin. Ibu maafkan aku, aku membuat mu
kecewa. Tahukah kau ibu, ada sesuatu yang ku sembunyikan dari dirimu, dia
mengambil ciuman pertama ku, ibu. Aku marah, aku sangat marah. Jujur sekali aku
sangat marah padanya. Aku membencinya. Itulah, aku bertekad ibu, aku tak ingin
melihatnya. Aku ingin menghindar. Aku tak ingin sungguh sangat tak ingin
melihat wajahnya. Aku lupakan semuanya, semuanya aku ingin lupakan. Aku bisa
lupakan, aku bisa.. Aku janji ibu, aku janji ibu aku lupakan itu semua. Ku
mohon ibu, maafkan anakmu ini. Maafkan..
i love you mom.
Aku menyayangi ibu, aku juga
menyayanginya. Hanya saja lebih baik seperti ini, biarkan ini terjadi, biarkan
aku seperti ini. Aku rasa ini hanya sementara, besok juga akan pulih. Aku
yakin.
Entahlah, setelah peristiwa itu terjadi
aku merasa debaran jantung ku lebih hebat dari biasanya. Sumpah, aku ingin mati
rasanya. Seperti minggu kemarin, kedua kaki ku lemas, tangan ku dingin, dan
seluruh badanku dingin. Tenang saja, aku sudah berdamai dengan itu. Aku sudah damai.
Aku sudah lupakan. Aku hanya anak kecil, yang belum mengerti hanya saja terlalu
polos terlalu percaya, sungguh aku ingin tertawa. Aku ingin cepat ini semua
berlalu. Aku janji, aku berhenti untuk mengungatnya. Segala sesuatu nya akan
aku tulis di sini. Ibu, terima kasih telah mendengarkan aku kali ini. Aku
menyayangi mu ibu. Aku sayang padamu, maafkan aku ibu, aku tahu kau lebih
terluka dari diriku. Entahlah, aku merasa kau lebih tersakiti dari diriku.
Maafkan aku. Maafkan ibu..maafkan
Apa yang dapat aku lakukan, aku selalu
berusaha tersenyum, dan tegar d hadapan mu. Itu sudah janjiku, aku ingin
terlihat dalam keadaan baik d hadapan mu ibu, aku tak ingin kau melihat sedih
ku. Aku akan menyembunyikannya. Aku sembunyikan, karna itu akan membuatmu bertambah
sedih. Aku sungguh buruk ibu, aku tak pantas jadi anakmu. Aku sangat buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar